Makam Syekh Jumadil Qubro

Makam Kyai Turgo, yang juga dikenal sebagai petilasan Syekh Jumadil Qubro, merupakan salah satu situs sakral dan bersejarah yang terletak tidak jauh dari kawasan Desa Turgo, Sleman, Yogyakarta. Meskipun belum dapat dipastikan secara ilmiah bahwa makam ini adalah tempat peristirahatan asli Syekh Jumadil Qubro, masyarakat sekitar sangat menghormati keberadaannya dan menganggapnya sebagai tempat keramat.

Makam ini berada sekitar 1.300 meter dari puncak Bukit Turgo, menjadikannya sebagai destinasi wisata religi yang sekaligus menyuguhkan keindahan alam pegunungan. Perjalanan menuju lokasi makam menyuguhkan panorama alam yang memukau. Para pengunjung akan disambut dengan pemandangan lereng Gunung Merapi, padang sabana hijau, dan jurang Kali Boyong yang eksotis. Tidak hanya itu, di sepanjang jalur pendakian terdapat Gua Jepang, sebuah gua bersejarah peninggalan tentara Jepang yang dulunya digunakan sebagai tempat penjagaan wilayah Yogyakarta pada masa perang.

Sesampainya di puncak Bukit Turgo, pengunjung akan melihat bangunan makam berwarna merah muda yang khas, dengan lantai hitam yang memberikan kesan sakral dan megah. Di bagian utara makam, terdapat silsilah keturunan Syekh Jumadil Qubro yang tercatat sebagai generasi keenam dari garis keturunan Nabi Muhammad SAW melalui Husein.

Walaupun ada perbedaan pendapat mengenai keaslian makam ini—karena terdapat situs serupa di Semarang, Jawa Tengah, dan di Trowulan, Jawa Timur—makam Kyai Turgo tetap menjadi bagian penting dari warisan budaya dan spiritual di kawasan lereng Merapi.

Scroll to Top